Sunday, November 25, 2012

Corseting Your Bed (Tips Supaya Sprei Tetap Rapih)



Punya masalah dengan sprei kasurmu yang setiap pagi awut-awutan?
Atau bahkan sprei selalu berantakan setiap kali rebahan di kasur?

Itu yang terjadi padaku.
Tapi dulu.....dulu sekali......

Hampir semua orang pernah atau bahkan sering melakukan pekerjaan ini: yaitu "Membereskan sprei kasur". Kecuali kalau punya pembantu atau sedang menginap di hotel dimana selalu ada orang yang membereskan kasur. Jadi, karna aku tidak mempunyai pembantu untuk membereskan kasurku setiap hari dan aku juga tidak menginap di hotel, jadi aku melakukannya sendiri.

Long....long time ago

Sebelum ayahku menurunkan rahasia briliannya, aku selalu menggunakan peniti untuk menahan kain sprei supaya bisa bertahan manis dan rapih melekat pada kasur. Karna menurutku karet ban pada setiap siku sprei tidak selalu berperan seoptimal saat masih baru dan juga tidak menjamin bahwa spreinya akan selalu rapih (berdasarkan pengalamanku).

I tought it was brilliant when i used the pins.
Tapi... sayangnya peniti-peniti itu merusak spreiku sampai robek dan peniti-peniti itu sendiri juga rusak (bengkok dengan berbagai gaya). So, they were belong to garbage. Buang! Tidak bisa dipakai lagi.
Bayangkan! Jika setiap memasang sprei membutuhkan 1 lusin peniti dengan harga 1000/lusin. Aku mengganti sprei 1 minggu sekali. Maka sebulan akan menghabiskan 4000, 10 bulan 40.000. 10 tahun? (Coba hitung deh berapa kira-kira yang kuhabiskan untuk membeli peniti)
Di sisi lain aku juga tidak rela jika sprei jadi rusak karna peniti.
Sekali lagi. Aku bahagia mempunyai seorang ayah brilian dengan idenya yang cemerlang dan keterampilannya dalam hal tali-menali.

Mungkin ide ayahku hendak dicoba pada kasur masing-masing supaya kita semua berhenti merusak sprei dan yang paling penting lagi agar kita bisa berhemat sekaligus menghindari bahaya saat mencuci sprei (Aku memiliki beberapa kali pengalaman buruk ketika mencuci sprei. Karna aku kurang teliti melepas peniti, akhirnya peniti tersebut melukai tanganku saat mencuci).

Ready?
Here We Go!!!!

1. Yang aku butuhkan adalah 8 buah bola-bola kertas seukuran kelereng dan tali rapia sepanjang kurang lebih 12 meter. 
Ini amat sangat hemat, jauh lebih hemat dari membeli peniti berulang-ulang.
Aku bisa memakainya terus menerus tanpa harus ganti yang baru.




2. Pasang sprei pada kasur seperti biasa. 



3. Bungkus bola dengan sprei lalu ikat menggunakan tali rapia. Tidak usah menggunakan tali-mati supaya tidak mengalami kesulitan saat membukanya dan tali masih bisa dipakai seterusnya sampai generasi keluarga yang ke-7.

4. It's time to corseting your bed. Bisa ikuti langkah-langkahku dengan melakukannya sesuai urutan nomor pada gambar. Itu sudah hasil ujian kesekian kalinya loh. Tapi terserah juga sih kalau mau mengkreasikan sendiri tali-temalinya. Barangkali ingin membuat semacam jaring laba-laba.

6. Taaarrrrrraaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
Selesai! Fertig! Done! It's over Finito! Bye bye sprei acak-acakan setiap pagi!!





Pertanyaan-pertanyaan yang mungkin terlintas ketika membaca artikel ini.

1. Ewh...masang sprei begitu ribetnya
(ribet mana bila dibandingkan dengan membereskannya setiap kali awut-awutan, setiap hari bisa terjadi berkali-kali. Jadi waktu untuk membereskan sprei bisa dipakai untuk kegiatan lain kan?)

2. Sepertinya memakan waktu lama.
(Aku membutuhkan setidaknya 20 menit. Lama-lama terbiasa, keahlian dan kecepatan bisa meningkat. Jadi amat sangat disarankan melakukannya pada hari libur, misalnya hari Sabtu atau minggu. Lumayan untuk membakar kalori juga loh, aku sih selalu keringatan ketika melakukannya)


Pesanku sih: ganti sprei dan sarung bantal paling lama 1 minggu demi kebersihan.

Baiklah, kurasa cukup ya.
Selamat mencoba :)

Key

(NB: Lain kali aku kasih tips "Mencuci Sprei Supaya Cemerlang")



Bonus Gambar -__-"

13 comments:

Unknown said...

ahahahaaa..bermanfaat sekali tipsnya.. smpe bikin orang gak boleh tidur sebelum baca tipsnya..:))
Itu masih bingung ikatan dari no satu smpe nomor 8. tiap tali diikat jadi satu ya.. apa gak lepas itu key? besok2 mau dicoba ah tipsnya..:D
terima kasih keyla! :*

Keyla said...

Engga akan lepas, pastiin aja tali diikat dengan kencang dan benar :)
Kalo udah dicoba, kasih tau key ya! hehe :*

Unknown said...

Bener rapih kencang, dan tidak gampang putus talinya.
Thanks ya key.

541245008 said...

enak kayaknya g bikin sprei sobek tapi masalahnya aku g kuat naikin bed ku apalagi bikin simpul kayak gitu T.T ada tips lain kah

Paijo Merem said...

Manteb triknya hehe..
jgn lupa mampir http://carapemanasanglobal.blogspot.com

Udin woery said...

Thanx Much very smart..:-)

Udin woery said...

Thanx Much very smart..:-)

Unknown said...

Patut di coba nih 😊

Unknown said...

Patut di coba nih 😊

Arma said...

Sdhbdicoba alhasil keren mksh tak ribet walau masih proses iket2 agak lama

Unknown said...

Gmn cr buat tali n bola2 nya

Unknown said...

Merangkainy?

luthfiana said...

Membantu sekali...aku udh coba dan terus aku pake cara ini,
Sprei awet rapihnya..kertas kecilnya aku ganti pake uang koin

Post a Comment

Sunday, November 25, 2012

Corseting Your Bed (Tips Supaya Sprei Tetap Rapih)



Punya masalah dengan sprei kasurmu yang setiap pagi awut-awutan?
Atau bahkan sprei selalu berantakan setiap kali rebahan di kasur?

Itu yang terjadi padaku.
Tapi dulu.....dulu sekali......

Hampir semua orang pernah atau bahkan sering melakukan pekerjaan ini: yaitu "Membereskan sprei kasur". Kecuali kalau punya pembantu atau sedang menginap di hotel dimana selalu ada orang yang membereskan kasur. Jadi, karna aku tidak mempunyai pembantu untuk membereskan kasurku setiap hari dan aku juga tidak menginap di hotel, jadi aku melakukannya sendiri.

Long....long time ago

Sebelum ayahku menurunkan rahasia briliannya, aku selalu menggunakan peniti untuk menahan kain sprei supaya bisa bertahan manis dan rapih melekat pada kasur. Karna menurutku karet ban pada setiap siku sprei tidak selalu berperan seoptimal saat masih baru dan juga tidak menjamin bahwa spreinya akan selalu rapih (berdasarkan pengalamanku).

I tought it was brilliant when i used the pins.
Tapi... sayangnya peniti-peniti itu merusak spreiku sampai robek dan peniti-peniti itu sendiri juga rusak (bengkok dengan berbagai gaya). So, they were belong to garbage. Buang! Tidak bisa dipakai lagi.
Bayangkan! Jika setiap memasang sprei membutuhkan 1 lusin peniti dengan harga 1000/lusin. Aku mengganti sprei 1 minggu sekali. Maka sebulan akan menghabiskan 4000, 10 bulan 40.000. 10 tahun? (Coba hitung deh berapa kira-kira yang kuhabiskan untuk membeli peniti)
Di sisi lain aku juga tidak rela jika sprei jadi rusak karna peniti.
Sekali lagi. Aku bahagia mempunyai seorang ayah brilian dengan idenya yang cemerlang dan keterampilannya dalam hal tali-menali.

Mungkin ide ayahku hendak dicoba pada kasur masing-masing supaya kita semua berhenti merusak sprei dan yang paling penting lagi agar kita bisa berhemat sekaligus menghindari bahaya saat mencuci sprei (Aku memiliki beberapa kali pengalaman buruk ketika mencuci sprei. Karna aku kurang teliti melepas peniti, akhirnya peniti tersebut melukai tanganku saat mencuci).

Ready?
Here We Go!!!!

1. Yang aku butuhkan adalah 8 buah bola-bola kertas seukuran kelereng dan tali rapia sepanjang kurang lebih 12 meter. 
Ini amat sangat hemat, jauh lebih hemat dari membeli peniti berulang-ulang.
Aku bisa memakainya terus menerus tanpa harus ganti yang baru.




2. Pasang sprei pada kasur seperti biasa. 



3. Bungkus bola dengan sprei lalu ikat menggunakan tali rapia. Tidak usah menggunakan tali-mati supaya tidak mengalami kesulitan saat membukanya dan tali masih bisa dipakai seterusnya sampai generasi keluarga yang ke-7.

4. It's time to corseting your bed. Bisa ikuti langkah-langkahku dengan melakukannya sesuai urutan nomor pada gambar. Itu sudah hasil ujian kesekian kalinya loh. Tapi terserah juga sih kalau mau mengkreasikan sendiri tali-temalinya. Barangkali ingin membuat semacam jaring laba-laba.

6. Taaarrrrrraaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
Selesai! Fertig! Done! It's over Finito! Bye bye sprei acak-acakan setiap pagi!!





Pertanyaan-pertanyaan yang mungkin terlintas ketika membaca artikel ini.

1. Ewh...masang sprei begitu ribetnya
(ribet mana bila dibandingkan dengan membereskannya setiap kali awut-awutan, setiap hari bisa terjadi berkali-kali. Jadi waktu untuk membereskan sprei bisa dipakai untuk kegiatan lain kan?)

2. Sepertinya memakan waktu lama.
(Aku membutuhkan setidaknya 20 menit. Lama-lama terbiasa, keahlian dan kecepatan bisa meningkat. Jadi amat sangat disarankan melakukannya pada hari libur, misalnya hari Sabtu atau minggu. Lumayan untuk membakar kalori juga loh, aku sih selalu keringatan ketika melakukannya)


Pesanku sih: ganti sprei dan sarung bantal paling lama 1 minggu demi kebersihan.

Baiklah, kurasa cukup ya.
Selamat mencoba :)

Key

(NB: Lain kali aku kasih tips "Mencuci Sprei Supaya Cemerlang")



Bonus Gambar -__-"

13 comments:

  1. ahahahaaa..bermanfaat sekali tipsnya.. smpe bikin orang gak boleh tidur sebelum baca tipsnya..:))
    Itu masih bingung ikatan dari no satu smpe nomor 8. tiap tali diikat jadi satu ya.. apa gak lepas itu key? besok2 mau dicoba ah tipsnya..:D
    terima kasih keyla! :*

    ReplyDelete
  2. Engga akan lepas, pastiin aja tali diikat dengan kencang dan benar :)
    Kalo udah dicoba, kasih tau key ya! hehe :*

    ReplyDelete
  3. Bener rapih kencang, dan tidak gampang putus talinya.
    Thanks ya key.

    ReplyDelete
  4. enak kayaknya g bikin sprei sobek tapi masalahnya aku g kuat naikin bed ku apalagi bikin simpul kayak gitu T.T ada tips lain kah

    ReplyDelete
  5. Manteb triknya hehe..
    jgn lupa mampir http://carapemanasanglobal.blogspot.com

    ReplyDelete
  6. Thanx Much very smart..:-)

    ReplyDelete
  7. Thanx Much very smart..:-)

    ReplyDelete
  8. Patut di coba nih 😊

    ReplyDelete
  9. Patut di coba nih 😊

    ReplyDelete
  10. Sdhbdicoba alhasil keren mksh tak ribet walau masih proses iket2 agak lama

    ReplyDelete
  11. Gmn cr buat tali n bola2 nya

    ReplyDelete
  12. Membantu sekali...aku udh coba dan terus aku pake cara ini,
    Sprei awet rapihnya..kertas kecilnya aku ganti pake uang koin

    ReplyDelete