Tuesday, November 6, 2012

My Sweet November


Straight to the point.
Aku merasa dua minggu terakhir ini adalah dua minggu tersibuk dalam satu tahun ini. Selalu saja ada hal yang memenuhi hariku, baik kegiatan rutin ataupun acara tiba-tiba: 

-    kursus menjahit 5 jam atau bahkan lebih dalam satu hari, dari Senin-Jum’at

-    Selasa siang (23 Oktober) ditelpon oleh mantan bossku, beliau mengajakku study banding ke TK Istiqlal Jakarta. She said: kami akan berangkat hari itu juga pukul 10 malam. Esoknya acara study banding yang kami lakukan berlangsung sampai pukul 15.00. Lalu, sekitar pukul 16.00 kembali ke Cirebon. Kamis pukul 2 dini hari kami pun tiba di Cirebon.


TK Masjid Istiqlal. Salah satu TK terbaik yang pernah aku kunjungi.

-    Kamis pagi, sekitar pukul 7, Bu Nur dan aku pergi ke pasar dengan berjalan kaki seperti biasa. Kami belanja untuk kebutuhan Lebaran Qurban. Hari itu lain dari pada hari biasanya, lumayan banyak akhwat dan suaminya yang kami jumpai belanja di pasar. Lucu juga sih memperhatikan para suami yang manyun kepanasan karena menunggu istrinya berbelanja.

-    Jum’at (26 Oktober) Idul Qurban (Aqiqah Sansan) well... aku punya cerita lucu tentang Sansan yang menangis beberapa saat sebelum kambing aqiqah-nya disembelih. Ia tiba di dapur dengan wajah sedih dan sedikit frustasi kemudian air matanya sedikit-demi sedikit berderai. “Aku gak mau kambingku disembelih, aku enggak tega. Apalagi kambingku mendapat urutan nomor satu untuk disembelih.” Raungnya.
Aku pun berkomentar, “kamu kan menabung setahun ini untuk MENYEMBELIH kambing aqiqah. Kalau enggak disembelih, memangnya kamu mau mengurus kambingmu? Dimana tinggalnya? Sekamar denganmu?”
Ia menggeleng. Kemudian pergi. Kambingnya pun jadi disembelih.
Akhirnya kami menikmati dagingnya: disate, empal, panggang atau pun dijadikan rendang. Sansan pun memakannya dengan hati senang tentu saja.
Sansan and her Shawn


-    Senin-Kamis aku sibuk dengan rok rempelku. Sedikit bermasalah dengan memasang resleting. Entahlah, padahal sebelumnya aku melakukannya dengan baik. Akhirya tepat pada hari Kamis rok tersebut berhasil kuselesaikan.


- Jum’at dini hari keluarga besarku dari Bandung tiba di rumah. Happy...happy...happy... apalagi kembali bertemu keponakan termudaku: Najla. Aku menjahit sebuah rok dan baju babydoll untuknya. Alhamdulillah they fit on her and she really really loves them. Aku menjadi semakin semangat menjahit.
Najla dan rok buatanku :)

Babydoll untuk Najla

-    Hari Jum’at aku izin tidak masuk kursus. Banyak hal yang harus kuurusi. Belanja ini dan itu, kesana-kemari, membuat dekorasi untuk seserahan dan packing untuk ke Jogja. Sekitar pukul 4:30 kami berangkat. Sempat menyesal karena aku lupa membawa bantal dan tak satupun yang mengingatkan untuk membawa bantal. Aku punya cerita tersendiri mengenai keberangkatan ini, insyaalloh akan kuposting di lain post. Tiba di Jogja (Gunung Kidul) sekitar pukul 2:30 kemudian istirahat tidur sampai pukul 5. Akad nikah dilaksanakan pukul 10 pagi. Kami sekeluarga pamit saat dzuhur. Jalan-jalan sebentar di Malioboro, kurang lebih satu jam. Belanja dalam keadaan lelah bukanlah hal yang menyenangkan, tapi aku berhasil membeli tiga buah daster dan 15 buah gelang tali haha. Sekitar pukul 4 sore kami memutuskan untuk melakukan perjalanan pulang. Kami tiba pukul 2 dini hari pada keesokan harinya. Dan pada hari minggu tersebut, aku resmi seperti zombie.
Bunga sebagai pemanis di seserahan


-   Senin, tak begitu merasa fit. Jadi aku izin (lagi) tidak masuk kursus. Juga berasumsi bahwa aku akan melakukan hal yang berguna di rumah: membereskan rumah, kamar, pakaian dan mungkin bisa bercengkrama dengan Asple untuk memposting tulisan baru pada blogku.

Well... minggu ini sudah memasuki awal bulan Nopember. Bulan baru, dan itu artinya perencanaan baru, bukan baru-baru amat juga sih. Ada beberapa hal yang sebenarnya merupakan hasil pending-an dari list-ku bulan lalu, bahkan beberapa bulan lalu. Semoga saja bisa kulakukan dan kuselesaikan dengan baik dan secepat mungkin, Karna....punya hutang itu tidak menyenangkan!!
Here they are:
1.    Membuat baju hamil untuk Lady (Deadline 15 Nopember) dan Deziz
2.   Membuat Tas HP untuk tante dan sahabatku
3.   Membuat gantungan kunci Ultramen untuk Miss SevenTwelve
4.   Membuat baju Jasmine dan Najla
5.   Membuat kemeja dan rok untuk sansan
6.   Membuat maple Payet untuk Lady (Deadline tanggal 15 Nopember)
7.   Membuat Celana, kemeja/gamis untuk ayahku.
8.   Membuat gamis untuk Mom
9.   Membuat gantungan beberapa kunci
10.  Rewrite catatan Kajian Intensif keluarga Islami lalu mempostingnya pada blogku.
11.   Detox 5 hari.
12.  Memposting tentang Detox dan Food Combining
13.  Quotes Book
14.   Memreparasi mesin jahit

Semoga aku bisa menggunakan waktu sebaik-baiknya.
Bismillah!!! Fingers Crossed, Keyla!!!

PS: so far my Oktober was so well :)

0 comments:

Post a Comment

Tuesday, November 6, 2012

My Sweet November


Straight to the point.
Aku merasa dua minggu terakhir ini adalah dua minggu tersibuk dalam satu tahun ini. Selalu saja ada hal yang memenuhi hariku, baik kegiatan rutin ataupun acara tiba-tiba: 

-    kursus menjahit 5 jam atau bahkan lebih dalam satu hari, dari Senin-Jum’at

-    Selasa siang (23 Oktober) ditelpon oleh mantan bossku, beliau mengajakku study banding ke TK Istiqlal Jakarta. She said: kami akan berangkat hari itu juga pukul 10 malam. Esoknya acara study banding yang kami lakukan berlangsung sampai pukul 15.00. Lalu, sekitar pukul 16.00 kembali ke Cirebon. Kamis pukul 2 dini hari kami pun tiba di Cirebon.


TK Masjid Istiqlal. Salah satu TK terbaik yang pernah aku kunjungi.

-    Kamis pagi, sekitar pukul 7, Bu Nur dan aku pergi ke pasar dengan berjalan kaki seperti biasa. Kami belanja untuk kebutuhan Lebaran Qurban. Hari itu lain dari pada hari biasanya, lumayan banyak akhwat dan suaminya yang kami jumpai belanja di pasar. Lucu juga sih memperhatikan para suami yang manyun kepanasan karena menunggu istrinya berbelanja.

-    Jum’at (26 Oktober) Idul Qurban (Aqiqah Sansan) well... aku punya cerita lucu tentang Sansan yang menangis beberapa saat sebelum kambing aqiqah-nya disembelih. Ia tiba di dapur dengan wajah sedih dan sedikit frustasi kemudian air matanya sedikit-demi sedikit berderai. “Aku gak mau kambingku disembelih, aku enggak tega. Apalagi kambingku mendapat urutan nomor satu untuk disembelih.” Raungnya.
Aku pun berkomentar, “kamu kan menabung setahun ini untuk MENYEMBELIH kambing aqiqah. Kalau enggak disembelih, memangnya kamu mau mengurus kambingmu? Dimana tinggalnya? Sekamar denganmu?”
Ia menggeleng. Kemudian pergi. Kambingnya pun jadi disembelih.
Akhirnya kami menikmati dagingnya: disate, empal, panggang atau pun dijadikan rendang. Sansan pun memakannya dengan hati senang tentu saja.
Sansan and her Shawn


-    Senin-Kamis aku sibuk dengan rok rempelku. Sedikit bermasalah dengan memasang resleting. Entahlah, padahal sebelumnya aku melakukannya dengan baik. Akhirya tepat pada hari Kamis rok tersebut berhasil kuselesaikan.


- Jum’at dini hari keluarga besarku dari Bandung tiba di rumah. Happy...happy...happy... apalagi kembali bertemu keponakan termudaku: Najla. Aku menjahit sebuah rok dan baju babydoll untuknya. Alhamdulillah they fit on her and she really really loves them. Aku menjadi semakin semangat menjahit.
Najla dan rok buatanku :)

Babydoll untuk Najla

-    Hari Jum’at aku izin tidak masuk kursus. Banyak hal yang harus kuurusi. Belanja ini dan itu, kesana-kemari, membuat dekorasi untuk seserahan dan packing untuk ke Jogja. Sekitar pukul 4:30 kami berangkat. Sempat menyesal karena aku lupa membawa bantal dan tak satupun yang mengingatkan untuk membawa bantal. Aku punya cerita tersendiri mengenai keberangkatan ini, insyaalloh akan kuposting di lain post. Tiba di Jogja (Gunung Kidul) sekitar pukul 2:30 kemudian istirahat tidur sampai pukul 5. Akad nikah dilaksanakan pukul 10 pagi. Kami sekeluarga pamit saat dzuhur. Jalan-jalan sebentar di Malioboro, kurang lebih satu jam. Belanja dalam keadaan lelah bukanlah hal yang menyenangkan, tapi aku berhasil membeli tiga buah daster dan 15 buah gelang tali haha. Sekitar pukul 4 sore kami memutuskan untuk melakukan perjalanan pulang. Kami tiba pukul 2 dini hari pada keesokan harinya. Dan pada hari minggu tersebut, aku resmi seperti zombie.
Bunga sebagai pemanis di seserahan


-   Senin, tak begitu merasa fit. Jadi aku izin (lagi) tidak masuk kursus. Juga berasumsi bahwa aku akan melakukan hal yang berguna di rumah: membereskan rumah, kamar, pakaian dan mungkin bisa bercengkrama dengan Asple untuk memposting tulisan baru pada blogku.

Well... minggu ini sudah memasuki awal bulan Nopember. Bulan baru, dan itu artinya perencanaan baru, bukan baru-baru amat juga sih. Ada beberapa hal yang sebenarnya merupakan hasil pending-an dari list-ku bulan lalu, bahkan beberapa bulan lalu. Semoga saja bisa kulakukan dan kuselesaikan dengan baik dan secepat mungkin, Karna....punya hutang itu tidak menyenangkan!!
Here they are:
1.    Membuat baju hamil untuk Lady (Deadline 15 Nopember) dan Deziz
2.   Membuat Tas HP untuk tante dan sahabatku
3.   Membuat gantungan kunci Ultramen untuk Miss SevenTwelve
4.   Membuat baju Jasmine dan Najla
5.   Membuat kemeja dan rok untuk sansan
6.   Membuat maple Payet untuk Lady (Deadline tanggal 15 Nopember)
7.   Membuat Celana, kemeja/gamis untuk ayahku.
8.   Membuat gamis untuk Mom
9.   Membuat gantungan beberapa kunci
10.  Rewrite catatan Kajian Intensif keluarga Islami lalu mempostingnya pada blogku.
11.   Detox 5 hari.
12.  Memposting tentang Detox dan Food Combining
13.  Quotes Book
14.   Memreparasi mesin jahit

Semoga aku bisa menggunakan waktu sebaik-baiknya.
Bismillah!!! Fingers Crossed, Keyla!!!

PS: so far my Oktober was so well :)

No comments:

Post a Comment